Regenarasi Komoditas Unggulan, Pemerintah Ajak Petani Tanam Cengkih

Pemerintah mengajak petani di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara untuk menanam cengkih sehingga ada regenerasi komoditas unggulan daerah tersebut, karena saat ini pohon yang ada sudah berusia cukup lama.

“Jika usia pohon cengkih sudah cukup tua, maka produktivitas akan menurun, sehingga saya mengharapkan petani yang ada di Minahasa agar kembali menanam tanaman yang satu itu,” kata Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow di Tondano.

Jantje mengatakan dirinya ingin menumbuhkan semangat petani untuk menanam cengkih karena pasar sangat terbuka lebar baik domestik maupun internasional.

Apalagi, katanya, potensi tanah maupun cuaca di Kabupaten Minahasa sangat mendukung untuk tumbuhnya pohon-pohon cengkih tersebut.

Assisten II Pemkab Minahasa Wilford Siagian mengatakan apalagi pemerintah telah menyertifikasi Indikasi Geografis (IG) komoditas cengkih di Kabupaten Minahasa dengan harapan produk cengkih asal Minahasa diakui standarnya.

Kementerian Hukum dan HAM, melalui Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI) telah menyertifikasi Indikasi Geografis (IG) komoditas cengkih di Kabupaten Minahasa dan pekan depan akan langsung diambil di Kemenhum dan HAM di Jakarta.

Wilford mengatakan dengan adanya sertifikasi standarisasi komoditas cengkih Minahasa maka diharapkan tidak akan ada produk daerah lain yang mengklaim bahwa itu cengkih Minahasa.

Dia mengatakan standarisasi komoditas cengkih Minahasa akan mampu meningkatkan dan memberikan standar harga yang wajar dan menguntungkan petani.

“Kami berharap dengan adanya standarisasi cengkih Minahasa maka harga di tingkat petani akan lebih baik dan tidak mudah dipermainkan oleh pasar,” jelasnya.

Cengkih Minahasa, katanya, merupakan komoditas yang pertama kali di Indonesia mendapatkan sertifikasi IG oleh Kemenhum dan HAM.

Sebagai wujud kepedulian dari masyarakat Kabupaten Minahasa terhadap cengkih Minahasa dalam upaya mempertahankan kekhasan produk cengkih yang dihasilkan, agar dapat memberikan nilai tambah bagi petani serta peningkatan produktivitas dan mutu tanaman cengkeh, maka petani dan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Perlindungan Cengkih Minahasa (MPCM) telah bermohon agar cengkih Sulut distandarisasi.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *