Permintaan Jokowi Kepada PM India Mengenai Bea Masuk Sawit Yang Tinggi

Permintaan Jokowi Kepada PM India – Presiden Indonesia Joko Widodo pada saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Sempat membahas mengenai bea masuk kelapa sawit yang semakin melambung tinggi.

Kenaikan impor kelapa sawit naik hingga tiga kali lipat dari harga normal sebelumnya, hal itu resmi di katakan oleh pemerintah India. Namun dengan kebijakan itu, Indonesia merasa di rugikan karena India merupakan negara terbesar ekspor sawit dan turunannya.

Baca juga: Jokowi Lakukan Peremajaan Sawit Rakyat Di Riau

Namun pak Presiden Joko Widodo telah meminta kepada PM India, untuk mempertimbangkan kembali keputusannya itu. Beruntungnya permintaan yang telah di lakukan Presidem Jokowidodo akan direspons oleh pemerintahan India.

“Secara khusus, saya juga meminta perhatian PM Modi mengenai tingginya tarif atas produk kelapa sawit di Indonesia dan beliau tadi menyanggupi untuk melihat dari masalah-masalah yang tadi kita sampaikan,” jelas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Pada saat itu, Jokowi juga meberikan peluan bagi para Investir yang berasal dari India. Jokowi mengajak, untuk para investor agar ikut ambil bagian menginvestasikan dalam pengembangunan berbagai infrasruktur yang sedang giat untuk di lakukan saat ini.

“Secara khusus, saya mengundang investasi India di bidang infrastruktur seperti pelabuhan dan bandara, serta industri farmasi khususnya obat yang belum dapat diproduksi di Indonesia,” kata dia.

Hubungan kedua negara yang terus meningkat itu, lanjut Jokowi, dibuktikan juga dengan membuka penerbangan langsung pertama kalinya dari Indonesia ke India. Yakni maskapai Garuda, membuka rute Bali ke India.

“Saya menyambut baik penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Bali ke Mumbai, yang dimulai April 2018. Potensi konektivitas udara sangat besar dan kita berharap, kiranya dapat dipertimbangkan kembali penambahan jumlah hak angkut, sehingga mencerminkan perkembangan interaksi ekonomi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *