Pemerintah Bertekad Jadikan Industri Perikanan Nomor Satu di Asia

Pemerintah Indonesia terus bertekad menjadikan sektor perikanan Indonesia menjadi nomor satu di Asia. Sejumlah kebijakan dan penegakan hukum terkait sektor ini terus dilakukan. Ini merupakan wujud konsistensi pemerintah dalam rangka penguatan kemaritiman Indonesia. Setelah sebelumnya melakukan upaya penanganan terhadap illegal fishing, langkah selanjutnya yang dilakukan pemerintah adalah menata industri perikanan nasional.

Dalam kunjungannya untuk meninjau pembangunan kawasan industri perikanan di Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Presiden Joko Widodo menyampaikan untuk kembali menata industri perikanan nasional.

“Kita menata kembali industri perikanan kita, baik yang tingkat nelayan, yang tingkat di atasnya, yang pengusaha kecil, yang tingkat industri akan kita tata kembali,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikutip dalam laman setkab.go.id. 

Namun demikian, lanjut Presiden, penataan tersebut tentunya harus dilakukan tahap demi tahap. Presiden meminta agar penataan tersebut tidak dilakukan dengan tergesa “Jangan tergesa-gesa langsung buka-buka-buka, ini yang mau kita tata step-by-step jangan kembali lagi ke masa yang di laut ini kaya tapi tidak ada aturannya,” tegasnya.

Menurut Presiden, penataan tak semata hanya sebatas pada aspek perekonomian. Pemerintah juga berkomitmen untuk mengupayakan penguatan pertahanan dan keamanan di pulau-pulau terluar Indonesia.

“Jadi kita ingin tidak hanya menguatkan ekonomi perbatasan, tetapi sekaligus untuk pertahanan dan keamanan kita. Sehingga di samping ini, nanti juga akan dibangun enam pangkalan baik untuk Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat,” terang Presiden.

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan, dengan reformasi perikanan yang saat ini sedang dijalankan, pemerintah juga bertekad untuk kembali menjadikan industri perikanan Indonesia nomor satu di Asia.

Susi tambahkan bahwa sektor perikanan tangkap Indonesia pada tahun 1992 sampai 1996 sangat bagus. Untuk itu pemerintah terus melakukan pengembangan industri perikanan nasional di seluruh Indonesia. Tidak hanya di Natuna saja, tetapi juga di daerah Indonesia lainnya yang dinilai strategis.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *