Nelayan Lampung Timur Jadikan Udang Jerbung Komoditas Primadona

Provinsi Lampung telah menjadi daerah penghasil udang terbesar di Indonesia. Produksi udang nasional yang dihasilkan  sepanjang tahun 2014 sebesar 348.100 ton, maka 45 persennya berasal dari Provinsi Lampung. Komoditas ini masuk dalam lima produk unggulan ekspor non migas Indonesia. Hal ini berarti pendapatan Provinsi Lampung sebagian besar berasal dari komoditas Udang.

Salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang menjadi sentra budidaya dan tangkap udang ini adalah Kabupaten Lampung Timur. Kabupaten ini menjadikan udang sebagai primadona pendapatan daerah yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, karena itu nelayan pesisir pantai Lampung Timur memilih untuk beralih menangkap udang dalam hal ini udang jerbung. Selain menangkap udang dan ikan lain di laut, petani daerah ini mendapatkan keuntungan karena sekali melaut maka dapat menghasilkan 5 sampai 10 kilogram akan udang jerbung ini.

Udang jerbung dihargai tinggi oleh para pengumpul udang, yang membeli udang jerbung dengan harga yang tinggi. Harga udang jerbung per satu kilogramnya berkisar Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. Semakin besar ukuran udang jerbung yang mereka tangkap, maka semakin besar pendapatan yang mereka hasilkan karena semakin mahal harganya.

“Udang jerbung AK dengan size 20 atau ukuran besar dihargai Rp150 ribu, sedangkan size 30 dihargai Rp100 ribu,” kata Rusyanto, nelayan di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur kepada media.

Udang Jerbung atau lebih dikenal dengan udang putih, tidak terlalu dikenal di Indonesia, namun dapat menembus pasar dunia. Komoditas udang jerbung ini merupakan kekayaan alam hayati yang sebenarnya tersebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Udang jerbung hidup didaerah yang terjadi pencampuran air sungai dengan air laut. Berdasarkan data FAO (Food and Agriculture Organization), negara Indonesia adalah negara penghasil udang jerbung terbesar di dunia, dimana jumlah produksinya bisa mencapai hampir sekitar 65.000 ton per tahunnya.

Udang ini kaya akan kandungan omega 3 EPA, DHA, dan Omega 6 AA. Untuk kandungan lemak serta kolesterolnya sangat rendah dan mengandung Vit A, B-6, B-12 juga Kalsium. Udang jerbung ini memiliki  rasanya yang manis dan gurih ketika di olah. Hal ini yang membuat udang jerbung dapat menembus pasar dunia, seperti ke Malaysia dan Singapura.

Nelayan lokal berharap peran Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung dalam memberikan bantuan guna peningkatan komiditas udang ini, bantuan tersebut dapat berupa penyuluhan dan penyiapan sarana pendukung penangkapan.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *