Melihat Prospek Peternakan Ayam di Tahun 2017

Di Indonesia, Peluang usaha ternak masih cukup menjanjikan. Tak jarang banyak orang yang beralih profesi dari karyawan dan menjadi pengusaha ternak. Sebetulnya banyak sekali usaha peternakan yang bisa memberikan keuntungan, salah satunya adalah usaha ternak ayam.

Kebutuhan daging ayam dan telur ayam masih sangat tinggi di Indonesia, sehingga peluang menjanjikan dari bisnis ternak ayam potong dan ayam petelur sangat tinggi.
Sudah tidak bisa di pungkiri lagi, kebutuhan ayam kampung di masyarakat masih sangat tinggi hal ini membuat banyak orang yang mulai melakukan budidaya ternak ayam kampung. Sebab permintaan yang tinggi di masyarakat bisa membuat bisnis ternak unggas ini memberikan keuntungan yang sangat besar.

Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam usaha peternakan. Mulai dari tempat yang tersedia, pemilihan bibit, pakan yang terjaga, kebersihan kandang hingga pemeliharaan hewan ternak. Bagi pemula yang ingin beternak sudah seharusnya mengetahui hal apa saja yang perlu dilakukan dalam usaha peternakan ayam.

SERBA SERBI PETERNAKAN AYAM
  • Pemilihan Bibit Ayam Kampung
    Bibit memiliki peranan yang sangat penting untuk kelangsungan usaha ternak, bibit berkontribusi sekitar 30% dari keberhasilan panen ternak. Sehingga pemilihan bibit ayam berkualitas sangat penting dilakukan. Pemilihan bibit ayam kampung (DOC) bisa di dapatkan langsung dari pembibit atau bisa juga membeli telur tetas lalu menetaskannya sendiri.Bibit ayam kampung yang sehat dan berkualitas akan memiliki kriteria seperti, bisa berdiri tegap,Sehat dan tidak cacat, mata bersinar, pusar terserap sempurna, Bulu bersih dan mengkilap, Tanggal menetas tidak lebih lambat atau cepat.
  • Pakan Ternak
    Dalam usaha ternak ayam pakan sangat memberikan pengaruh terhadap hasil panen ternak. Pakan untuk ternak ayam kampung sangat mudah dan tidak rumit. Dalam usaha ternak unggas pakan yang diberikan hampir sama baik ternak ayam pedaging atau petelur. Pakan yang bisa diberikan meliputi, pakan konsentrat, dedak dan jagung.Selain itu bisa juga diberikan pakan alternatif lain termasuk juga pakan fermentasi dan yang terpenting adalah tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi ayam kampung yaitu protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal/kg.
  • Kandang Ternak
    Kandang juga memiliki peran penting dalam budidaya ternak ayam kampung. Kandang ternak akan mendukung hasil ternak tersebut. Dalam membuat kandang untuk ternak usahakan agar tidak dekat dengan pemukiman warga, tempat kandang tidak lembab.Sinar matahari pagi dapat masuk dan sirkulasi udara cukup baik, Sebaiknya memilih lokasi yang agak rindang dan terhalangi oleh bangunan atau tembok lain agar angin tidak berhembus langsung ke dalam kandang.Untung jenis ukuran nya tidak begitu pasti, tergantung dari lahan yang dimiliki namun yang baik  lebar kandang antara 4-8 m dan panjang kandang tidak lebih dari 70 m dan yang terpenting adalah kapasitas kandang ternak itu sendiri dan Tiap meter persegi sebaiknya diisi antara 45-55 ekor DOC ayam kampung sampai umur 2 minggu.
  • Proses Pemeliharaan
    Pemeliharaan hewan ternak sangat perlu diperhatikan oleh para peternak. Bibit berkualitas dengan pakan berkualitas belum tentu bisa menjamin keberhasilan usaha ternak ayam anda kalau pemeliharaan masih belum baik. pemeliharaan hewan ternak bisa dilakukan dengan pengendalian penyakit, kontrol kandang dan kesehatan ternak,Menjaga sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang perlu di cek, Pemberian pakan yang fresh dan sesuai kebutuhan ternak, Melakukan vaksinasi secara teratur kepada hewan ternak.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *