Kebutuhan Cold Storage di Pelabuhan Muara Baru Mencapai 200 Ribu Ton

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merencanakan Kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Muara Baru, Jakarta Utara sebagai Pusat Perikanan Nasional. Kawasan perikanan yang berada di Jakarta ini memiliki luas 268.736 meter persegi.

KKP juga akan berkoordinasi dengan kementerian lainnya untuk memujudkan hal tersebut dengan melakukan perbaikan drainase, pengadaan cold-storage, perbaikan rantai dingin serta fasilitas pelabuhan.

PT Perum Perikanan Indonesia (Perindo) sebagai pengelola kawasan ini mengungkapkan bahwa dalam melakukan revitaslisasi di Muara Baru, hal terpenting adalah dengan pembangunan cold storage. Setidaknya cold storage yang dibutuhkan adalah untuk menampung 200.000 ton ikan.

Direktur Utama Perindo Syahril Japarin mengatakan, sejak  dibuka pada awal 1980 hingga sekarang, keberadaan Muara Baru selalu menjadi barometer pelabuhan perikanan di Indonesia. Namun, sejak awal hingga sekarang, Muara Baru belum bisa memenuhi kebutuhan mendasar untuk industri perikanan, khususnya di Jakarta.

“Saat ini kebutuhan di Jakarta untuk cold storage itu mencapai 200.000 ton. Namun, yang ada sekarang baru 80 ribu ton saja,” kata Syahril di Jakarta yang dikutip laman infopublik.id.

Karena keterbatasan lahan, Syahril mengungkapkan, revitalisasi Muara Baru akan dilakukan dengan pembangunan vertikal atau naik ke atas. Konsep vertikal tersebut, diharapkan bisa memecahkan persoalan lahan dan sekaligus bisa menambah fasilitas untuk pelayanan kepada publik dan industri yang ada di Muara Baru.

Menurutnya, kebutuhan lain yang juga mendesak dibangun, adalah pengolahan air yang baru di Muara Baru. “Ini mendesak, karena saat ini kebutuhan air untuk Muara Baru masih disuplai dari luar Muara Baru melalui pengiriman dengan mobil tangki yang banyak,” ujarnya.

Revitalisasi Muara Baru memang mendesak dan ini sejalan dengan rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadikan kawasan pelabuhan perikanan ini sebagai Pusat Perikanan Nasional. Perindo yang merupakan Badan Usaha Milik Negara mengelola pelayanan di enam pelabuhan perikanan yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta di Jakarta, Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan di Belawan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan di Pekalongan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong di Brondong, Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat di Pemangkat, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi di Prigi.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *