Jenis Pupuk Kimia Sawit Dan Fungsinya

Jenis Pupuk Kimia Dan Fungsinya – Dalam perkebunan pastinya sanagt di butuhkan peran pupuk untuk mendorong pertumbuhan tanaman dan membuat tanaman menghasilkan buah yang banyak dan bagus. Salah satunya pupuk yang di gunakan untuk tanaman yang menghasilkan minyak makan, yaitu sawit. Sawit merupakan tanaman yang buahnya sangat bermanfaat di seluruh dunia. mengapa demikian? Karna buah dari sawit di olah menjadi minyak makan, minyak makan salah satu kebutuhan dapur yang sangat di perlukan, tanpa minyak makan, memasak pun agar sulit. Maka dari itu lah mengapa sawit merupakan tanaman yang sangat bermanfaat. Namun sekarang produksi buah dari tanaman sawit sangat lah menurun pesat, faktor utama dalam hal tersebut merupakan kurangnya melakukan pemupukan terhadap tanaman sawit. Nah untuk anda ni yang belum tau jenis pupuk kimia untuk sawit, ini dia jenis pupuk sawit dan fungsinya.

Baca juga: Rusia Segan Kurangi Produksi, Harga Minyak Terinjak

Pupuk TSP

Pupuk TSP (Triple Super Phosphat) adalah pupuk kimia yang mengandung unsur fosfor dalam jumlah yang banyak. Rumus kimianya yaitu Ca(H2PO4). Kadar fosfat (P2O5) yang terkandung di dalam pupuk ini lebih kurang 44-46 persen dan bisa mencapai 56 persen di lapangan. Pupuk TSP berbentuk butiran-butiran kecil yang berwarna abu-abu. Ada 2 jenis pupuk TSP menurut kandungan fosfat di dalamnya yaitu pupuk SP 36 dan pupuk SP 18.

Manfaat pupuk TSP di antaranya :

  • Merangsang pertumbuhan akar tanaman
  • Membantu pertumbuhan tunas
  • Memicu pertumbuhan bunga dan biji
  • Meningkatkan daya tahan dari serangan hama dan penyakit

Pupuk Urea

Pupuk urea adalah pupuk kimia yang mempunyai kandungan unsur nitrogen dalam kadar yang tinggi mencapai 46 persen. Pupuk ini sering disimbolkan dengan rumus NH2 CONH2. Wujud pupuk ini berupa butiran-butiran kristal yang berwarna putih. Pupuk urea bersifat higroskopis dan mudah larut dalam air.

Adapun fungsi pupuk urea antara lain :

  • Menyegarkan daun sehingga warnanya lebih hijau
  • Meningkatkan kecepatan pertumbuhan tanaman
  • Menaikkan kandungan protein di dalam tanaman

Pupuk KCL

Pupuk KCl (Kalium Klorida) adalah pupuk kimia yang mempunyai kandungan kalium yang melimpah. Bahkan kadar K2O yang tersimpan di dalam pupuk ini mencapai 60 persen. Jadi setiap 100 kg pupuk KCl mengandung K2O sebanyak 60 kg. Pupuk ini sangat bagus untuk mendukung proses terjadinya pembungaan dan pembuahan pada tanaman.

Beberapa fungsi pupuk KCL yakni :

  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen
  • Memperkuat struktur batang tanaman
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit

Pupuk NPK

Pupuk NPK (Nitrogen Phosphor Kalium) adalah pupuk kimia yang bersifat majemuk karena mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium sekaligus. Bentuk yang dimiliki oleh pupuk NPK ada yang berwujud cair dan ada pula yang berbentuk padat. Terdapat 3 jenis pupuk NPK menurut produsennya yaitu pupuk NPK mutiara, pupuk NPK pelangi, dan pupuk NPK phonska.

Berikut ini kegunaan dari pupuk NPK, yaitu :

  • Nitrogen berfungsi untuk membantu pertumbuhan vegetatif pada tumbuhan, khususnya bagian daun
  • Fosfor berguna untuk mendukung pertumbuhan akar dan tunas tanaman
  • Kalium bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah
  • Pupuk KCL

Pupuk ZA

Pupuk ZA (Zwavelzure Ammoniak) adalah pupuk kimia yang memiliki kandungan utama berupa belerang. Pupuk ini bisa ditulis dalam rumus NH4SO4. Pupuk ini berbentuk butiran-butiran kristal dan mempunyai rasa asin. Pupuk ini bersifat higroskopis lebih lemah daripada pupuk urea. Pupuk ZA mengandung belerang sebanyak 24 persen dan nitrogen sebanyak 21 persen.

Berikut ini manfaat-manfaat dari pupuk ZA :

  • Memperbaiki kualitas hasil panen
  • Meningkatkan kuantitas produksi tanaman
  • Mempengaruhi rasa dan warna hasil panen
  • Membantu proses pembentukan zat gula
  • Membantu pembentukan zat hijau daun
  • Memperbesar ukuran umbi pada bawang merah dan bawang putih
  • Meningkatkan jumlah anakan yang menghasilkan pada padi
  • Mempertajam rasa manis pada tebu

Pupuk ZK

Pupuk ZK (Zwavelzure Kalium) adalah pupuk kimia yang kaya akan kandungan belerang dan kalium. Secara lengkap, pupuk ini mengandung 50 persen kalium (K2O), 17 persen belerang (S), maksimal 2,5 persen klorida (Cl), dan maksimal 1 persen air. Pupuk ZK memiliki wujud berupa bubuk halus yang berwarna putih. Karakteristik pupuk ini yaitu mudah larut dalam air, tidak higroskopis, boleh dicampur dengan pupuk lain, dan aman dipakai untuk segala macam tumbuh-tumbuhan.

Perlu diketahui, kegunaan pupuk ZK adalah :

  • Menurunkan tingkat keasaman tanah
  • Meningkatkan kekuatan batang tanaman
  • Menaikkan daya tahan tanaman
  • Memperbesar hasil produksi tanaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *