Daerah Penghasil Komoditas Tambang Batubara di Indonesia

Daerah penghasil batubara di Indonesia yang paling terkenal terletak di Kalimantan, namun bukan hanya ada di Kalimantan saja. Batubara tersebar luas di kepulauan Indonesia dari sabang hingga marauke, daerah-daerah tersebut adalah Sumatera, dan Papua. Sulawesi banyak ditemukan tambang-tambang lain seperti emas, nikel, dan lain-lain. Sedangkan pulau Jawa hanya sedikit ditemukan sumberdaya alam yang dapat di olah menjadi energi. Terdapatnya batubara ditempat-tempat tertentu ini dikarenakan proses pembentukan pulau pada saat dahulu kala. Misalnya saja pada pulau Kalimantan yang kaya akan batuan dari zaman karbon. Sehingga penyebarannya pun sanagtlah luas dan hampir merata diberbagai tempat.

Adapun daerah-daerah yang terkenal dengan penghasil batubaranya sebagai berikut.

  • Bukit Asam

Bukit Asam berada di daerah Tanjungenim, Sumatera Selatan. Menghasilkan 1.500 hingga 1.700 ton batubara perjam dengan bantuan kereta loader kapasitas 2.000 hingga 2.800 kubik meter perjam. Perkembangan batubara yang ada di Tanjung Enim telah dimulai sejak pada zaman kolonial Belanda pada tahun 1919. Pada saat itu, pertambangan masih menggunakan sistem tambang terbuka atau disebut juga dengan Open Pit. Seiring berjalannya waktu pada taun 1923, tambang sudah mulai menggunakan metode penambangan underground mining atau dusebut juga dengan bawah tanah. Semenjak berakhirnya masa penjajahan Belanda, pada tahun 1950 pemerintah mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA). Hingga pada tahun 1981, PN TABA berubah status menhadi perusahaan Perseroan Terbatas dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk.

  • Tambang Ombilin

Tambang batubara Ombilin terletak didaerah Sawahlunto, Sumatera Selatan. Pada april 2016 lalu, beredar isu bahwa tambang batubara pada daerah ini akan segera ditutup. Hal tersebut tidak lepas dari sudah berhentinya kegiatan produksi batubara semenjak februari 2016 lalu. Tambang batubara ini merupakan tambang batubara yang tertua di Indonesia. Pertama kali dimulainya aktivitas pertambangan pada tahun 1868 pada saat kolonial belada masih berada di Indonesia yang ditemukan oleh Willem Hendric de Greeve.

  • Sorong Papua

Selain kaya akan tambang emasnya. Papua juga kaya akan tambang batubara dan pengeboran minyak. Salah satunya berada di daerah Sorong Papua. Akan tetapi, kualitas batubara yang berada di Papua sanagtlah berbeda dengan kualitas batubara yang ada di Kalimantan dan Sumatera. Kualitas batubara yang ada di Papua cenderung lebih rendah, sehingga diperlukan teknik Blanding agar mencapai kalori yang lebih tinggi untuk keperluan produksi PLTU dan lain-lain.

  • Aceh Barat

Salah satu penghasil batuabra di Indonesia adalah Meulaboh, Aceh Barat. Namun berada isu bahwa tambang batubara yang berada didaerah ini akan segera di tutup oleh PT.Mifa. Salah satu faktor penyebabnya adalah anjloknya harga komunity batubara pada saat itu. Sehingga dengan terpaksa PT Mifa harus memecat hampir seluruh karyawan yang dimilikinya.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *