Bullion, Comex Dan Istilah Lain Dalam Perdagangan Emas

Banyak istilah unik dalam perdagangan emas disebutkan dalam pemberitaan, tetapi apakah Anda tahu makna kata-kata tersebut yang sesungguhnya? Berikut ini makna beberapa istilah yang paling populer dipakai dalam perdagangan emas.

Bullion

“Bullion” adalah istilah umum untuk menyebut emas atau perak murni (dengan kemurnian minimal 99.5%) yang telah berwujud batangan ataupun koin untuk dijadikan aset investasi. Menurut Merriam-Webster, kata “Bullion” berasal dari bahasa Inggris abad pertengahan yang berasal dari bahasa Anglo-French “rumah pelelehan bullion”, yang mungkin merupakan turunan bahasa Perancis kuno “boillon” yang berarti “cairan mendidih” atau “kaldu”.

Comex

Comex (Commodity Exchange) adalah salah satu divisi bursa komoditas New York (New York Mercantile Exchange/NYMEX) yang menjadi bursa perdagangan komoditas futures paling terkemuka di dunia untuk komoditas metal seperti emas, perak, tembaga, dan alumunium. Selain COMEX, bursa tempat perdagangan komoditas futures emas internasional lain adalah di Tokyo Commodity Exchange (TOCOM) dan London Metal Exchange (LME).

Grade (Peringkat Emas)

Grade” atau “peringkat” dalam perdagangan logam berharga merujuk pada kemurnian atau kualitas barang yang dipesan dalam kontrak berjangka (futures). Definisi “grade” bervariasi di tiap bursa dan tiap kontrak. Setiap bursa emas di Dunia menyediakan ragam produk berbeda, dan tergantung pada kualitasnya maka harga akan tak sama. Grade juga sangat penting dalam perdagangan komoditas agrikultur seperti beras, gandum, kedelai, dan lain-lain, yang juga umum diperdagangkan di pasar komoditas internasional. Kontrak futures untuk pemesanan komoditas tertentu akan menyebutkan secara jelas grade atau peringkat dari komoditas yang dipesan dan harus diantarkan saat kontrak jatuh tempo.

Sebagai contoh, sebuah kontrak futures emas akan mendeskripsikan grade sebagai berikut:
“Dalam pemenuhan setiap kontrak, penjual harus mengantarkan 100 troy ons (±5%) emas murni dengan kemurnian tidak kurang dari 99.5%, dalam bentuk satu batang atau dalam tiga batang emas 1-kilogram, yang masing-masing memiliki nomor seri, stempel identifikasi pemurni yang menyetujuinya, serta terdaftar di bursa.”

Karat

“Karat”, disingkat kt atau ct, digunakan untuk mengukur kemurnian emas. Ini menggunakan skala 24, dimana 24 karat berarti emas murni. Kata “karat” berasal dari bahasa Yunani “kerátion” (κεράτιoν), yang berarti “buah pohon Carob”. Biji Carob jaman dulu dikenal memiliki berat seragam, sehingga digunakan sebagai pengukur berat yang presisi.

Pengukuran karat emas bisa dikalkulasikan menggunakan rumus berikut:

X = 24 (Mg/Mm)

dimana:
X = peringkat karat
Mg = Massa emas murni dalam satu barang
Mm = Massa keseluruhan seuatu barang

Dengan demikian, 24 karat berarti emas murni, 18 karat berarti 75%, dan seterusnya. Pengukuran karat ini lebih umum menjadi rujukan dalam perdagangan perhiasan emas daripada perdagangan emas batangan/koin. Emas batangan/koin banyak diperdagangkan dalam bentuk emas murni (24 karat), tetapi emas perhiasan lebih sering berada dalam tingkat kemurnian lebih rendah seperti 22 karat atau 18 karat.

Troy Ounce (Troy Ons)

Satu troy ons, bisa disingkat t oz, sama dengan 31.1 gram. Ini adalah bagian dari sistem pengukuran berat logam mulia, permata, dan bubuk mesiu di abad pertengahan yang dikenal sebagai sistem pengukuran berat Troy. Kata “Troy” diperoleh dari “Troyes” yang merupakan nama sebuah kota di timur laut Perancis.

Troy ons adalah satuan pengukur berat logam berharga yang paling banyak digunakan saat ini. Baik emas batangan ataupun koin biasanya dijual dengan patokan ini. Satu kilogram emas batangan biasanya berisi 32.15 troy ons. Terkait dengan troy ons, terdapat juga istilah “Fine ounce” dan “Standard Ounce“. Fine ounce merupakan satu troy ons emas dengan kemurnian minimal 99.5%. Sedangkan Standard Ounce merupakan satu troy ons emas 22 karat (kemurnian 91.66%).

Selain menggunakan satuan troy ons, perdagangan emas batangan dan koin juga umum menggunakan satuan “ons”, “gram”, dan “kilogram”.

Gold Reserve (Cadangan Emas)

Cadangan emas adalah jumlah emas bullion yang disimpan di bank sentral atau kas sebuah negara. Cadangan emas berkontribusi dalam kredibilitas negara dalam penerbitan uang dan obligasi.

Jaman dulu, pemerintah di seluruh dunia berkomitmen pada standar emas. Pada dasarnya, harga mata uang domestik dipatok pada sejumlah tertentu emas. Dengan begitu uang yang beredar di sebuah negara, termasuk lembaran uang dan deposito di bank, bisa dikonversikan ke emas dengan nilai tukar tetap.

Sistem tersebut kini tidak lagi digunakan oleh kebanyakan negara di Dunia. Namun demikian, masih banyak negara yang masih menyimpan atau dengan sengaja menimbun cadangan emas dalam jumlah signifikan untuk menjaga kredibilitas mereka. Amerika Serikat memiliki total cadangan emas terbesar di Dunia, diikuti oleh Jerman dan IMF. Negara lain seperti Swiss juga memililiki cadangan emas besar dan penyimpanannya diatur dalam undang-undang. Apabila negara-negara tersebut akan menambah atau melepas cadangan emas-nya, maka hal itu bisa berpengaruh pada persediaan dan harga emas di pasar internasional.

Post Author: Agio Marietta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *