6 Ciri-ciri Bibit Sawit Unggul dan Berkualitas

6 Ciri-ciri Bibit Sawit Unggul dan Berkualitas – Kelapa sawit merupakan salah satu jenis tanaman yang menghasilkan minyak yang relatif banyak, banyak sekali yang mengembangkan kelapa sawit ini baik secara kelompok, individual maupun perusahaan. Kelapa sawit ini sangat ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, terutamanya di Asia Tenggara penghasil kelapa sawit terbesar.

Baca juga:  Harga Emas Dilemahkan Data Ekonomi AS Dan Petinggi The Fed

Dalam menentukan kelapa sawit yang bermutu dan berkualitas, harus terlebih dahulu mengenal bibit yang akan digunakan sebelum perbanyakan atau pengembangan dalam lahan maupun kebun. Bibit yang akan digunakan sangat mempengaruhi potensi hasil yang akan di proleh. Oleh sebab itu, bibit kelapa sawit harus benar – benar di perhatikan dan diambil dengan serius.
Nah ini dia ciri-ciri bibit sawit yang unggul dan berkualitas.

Bentuk Tunas

Ciri-ciri bibit sawit unggul yang pertama dapat dilihat melalui mata tunasnya. Untuk bibit yang berkualitas memiliki mata tunas yang normal dan berwarna putih bersih. Jika mata tunas dari bibit kelapa sawit tersebut berbentuk cacat atau berwarna kecoklatan atau kehitaman, Anda bisa mencurigai bahwa bibit tersebut bukan bibit yang bagus dan berkualitas tinggi. Anda juga harus lebih detail memperhatikan keadaan tunas bibit sawit yang akan Anda beli karena tidak sedikit bibit kelapa sawit yang dijual di pasaran sudah dalam keadaan rusak.

Bentuk anak daunnya

Selain dari mata tunasnya, ciri-ciri bibit sawit unggul juga dapat dilihat dari bagaimana bentuk anak daun dari bibit tersebut. Bibit kelapa sawit yang memiliki kualitas unggulan akan melebar dan tidak kusut. Bibit kelapa sawit yang unggul juga tidak memiliki anak daun yang menggulung. Jadi, apabila bibit sawit yang Anda beli memiliki bentuk anak daun yang kusut, sempit, menggulung atau menguncup, bisa jadi kualitas dari bibit kelapa sawit tersebut tidak sempurna.

Kondisi akar bibit kelapa sawit

Meskipun masih belum berbentuk tanaman, bibit kelapa sawit sudah memiliki akar. Ciri-ciri bibit sawit unggul juga dapat dilihat dari bagaimana kondisi akar bibit sawit tersebut ketika pertama kali Anda membelinya. Akar bibit kelapa sawit yang tidak terlalu panjang justru menjadi penanda bahwa bibit tersebut dalam kondisi yang berkualitas. Ukuran panjang akar bibit kelapa sawit sendiri usahakan pilih yang panjangnya tidak lebih dari 2 sampai 3 sentimeter. Jika sudah lebih dari ukuran tersebut, dikhawatirkan bibit tersebut tidak dapat tumbuh dengan baik karena sudah terlalu tua. Kondisi akar dari bibit sawit yang unggul juga masih sangat segar. Hal ini dapat dilihat dari keadaan akar yang tidak kering dan mudah patah atau lepas. Akar dari bibit sawit yang berkualitas juga memiliki tudung, sehingga tidak langsung terbuka.

Keadaan tempurung bibit kelapa sawit

Bibit sawit yang memiliki kualitas unggulan akan memiliki tempurung yang berwarna hitam gelap. Ciri-ciri bibit sawit unggul jika dilihat dari tempurungnya pun dapat diketahui dengan tempurung tersebut tidak mengalami keretakan atau kerusakan, karena jika keadaan tempurung bibit kelapa sawit tersebut sudah dalam kondisi yang rusak, bukan tidak mungkin bahwa isi di dalamnya juga rusak dan akan mempengaruhi pertumbuhan pohon kelapa sawit yang akan ditanam. Bibit kelapa sawit yang berkualitas juga memiliki tempurung yang tidak ditumbuhi oleh serabut dan tidak berjamur. Jamur tersebut biasanya tumbuh karena penyimpanan bibit yang tidak benar sehingga bibit tersebut lembab yang mengakibatkan mudah ditumbuhi jamur. Keadaan bibit yang seperti itu akan menyulitkan pertumbuhan tanaman, bahkan tidak dapat tumbuh sama sekali.

Kondisi bongkot atau batang di bagian bawah bibit kelapa sawit

Ciri-ciri bibit sawit unggul selanjutnya yaitu dapat diketahui dengan cara melihat bagian bongkot atau batang yang ada di bagian bawah bibit kelapa sawit. Seperti hampir semua tanaman lainnya, bentuk batang dari bibit kelapa sawit yang berkualitas unggul juga gemuk dan pendek. Jangan sampai Anda memilih bibit kelapa sawit yang memiliki bongkot tinggi dan kurus. Hal ini karena saat pertumbuhannya, batang yang gemuk dan pendek akan jauh lebih kuat dari pada bongkot yang tinggi dan kurus yang biasanya akan lemah dan mudah sekali patah sebelum masuk masa pertumbuhan.

Warna calon akar, batang, dan daun

Berbeda dari saat sudah menjadi tanaman, warna bakal akar, batang, dan daun bibit kelapa sawit yang unggulan sangat berbeda. Jika pada tanaman warna akar dan batang coklat, dan daun hijau, maka ciri-ciri bibit sawit unggul memiliki warna calon akar yang kekuning-kuningan, bahkan mendekati hijau. Sedangkan warna pada calon batang dan calon daunnya justru bersih seperti keputih-putihan. Oleh sebab itu, jika warna bibit sawit untuk calon akar, batang, dan daunnya tidak demikian, sudah dipastikan bahwa bibit kelapa sawit tersebut memiliki kualitas yang kurang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *